“seperti ketika aku mengalami
masa remajaku, ketika Allah bergaul karib dengan aku di dalam kemahku“
(Ayub 29:1-4)
Hidup ini
adalah pilihan, setiap kita mempunyai kesempatan untuk memilih. Sejak muda kita
telah memilih dengan siapa kita bergaul. Ayub saat menderita ia mengingat akan
masa mudanya dimana ia bergaul karib dengan Tuhan (bd. Luk. 2:43,46). Apa
akibatnya bila bergaul karib dengan Tuhan: